WhatsApp Pustakapangan


Banner
Banner 1
MAJALAH TERBARU
Read Digital Magazine and E-Book
Koleksi majalah digital modern dengan tampilan premium dan pengalaman membaca terbaik.
Baca Sekarang
Banner 2
POPULER
We Accept
Kami menerima pembayaran melalui, transfer, paypal, ovo, gopay dll
Jelajahi
Banner 3
PROMO SPESIAL
Baca Lebih Mudah & Lebih Modern
Tampilan elegan, responsif, ringan, dan nyaman digunakan di semua perangkat.
Mulai Sekarang



DIGITAL MAGAZINE

FFK VOL 2/03

Apakah yang dimaksud dengan 1000 hari pertama kehidupan? Adakah keistimewaannya? Usia bayi selama dalam kandungan sekitar 250 hari dan usia bayi setelah lahir 750 hari (2 tahun) adalah usia ‘emas’ bagi tumbuh-kembang kemampuan kognitif, psiko-motorik dan afektif seorang anak. Kecerdasan seorang anak dan kesehatan tubuhnya di masa depan dipengaruhi oleh kehidupannya di usia ‘emas’. Telah kita ketahui bahwa kecerdasan seorang anak dipengaruhi oleh gen orang tuanya, asupan zat gizi dan lingkungan tempat tumbuhkembangnya. Bagaimana dengan kesehatan tubuhnya dimasa depan? Jawabannya adalah terpenuhinya zat gizi di usia ‘emas’! Kebutuhan zat gizi bayi dalam kandungan dipengaruhi oleh kualitas asupan gizi ibu hamil dan saat setelah lahir dipengaruhi oleh kualitas ASI. Saat bayi berusia 6-24 bulan, asupan zat gizi mulai tidak hanya berasal dari ASI namun juga dari makanan tambahan (MPASI) yang disajikan oleh ibunya. Sedemikian pentingnya usia ‘emas’ bagi seorang anak ini sehingga kampanye ‘1000 hari pertama kehidupan’ gencar dicanangkan di Indonesia. Prof. Endang L Achadi (2014) menyampaikan pentingnya fase kehidupan ini dalam pidato pengukuhan Guru Besar Tetap dalam bidang Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia. Selamat Membaca!

Forgot Password

  
×

Register Account