Apakah yang dimaksud dengan 1000 hari pertama
kehidupan? Adakah keistimewaannya? Usia bayi selama dalam
kandungan sekitar 250 hari dan usia bayi setelah lahir 750 hari
(2 tahun) adalah usia ‘emas’ bagi tumbuh-kembang kemampuan
kognitif, psiko-motorik dan afektif seorang anak. Kecerdasan seorang
anak dan kesehatan tubuhnya di masa depan dipengaruhi oleh
kehidupannya di usia ‘emas’.
Telah kita ketahui bahwa kecerdasan seorang anak dipengaruhi oleh
gen orang tuanya, asupan zat gizi dan lingkungan tempat tumbuhkembangnya.
Bagaimana dengan kesehatan tubuhnya dimasa
depan? Jawabannya adalah terpenuhinya zat gizi di usia ‘emas’!
Kebutuhan zat gizi bayi dalam kandungan dipengaruhi oleh kualitas
asupan gizi ibu hamil dan saat setelah lahir dipengaruhi oleh kualitas
ASI. Saat bayi berusia 6-24 bulan, asupan zat gizi mulai tidak hanya
berasal dari ASI namun juga dari makanan tambahan (MPASI) yang
disajikan oleh ibunya.
Sedemikian pentingnya usia ‘emas’ bagi seorang anak ini sehingga
kampanye ‘1000 hari pertama kehidupan’ gencar dicanangkan di
Indonesia. Prof. Endang L Achadi (2014) menyampaikan pentingnya
fase kehidupan ini dalam pidato pengukuhan Guru Besar Tetap
dalam bidang Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan
Masyarakat, Universitas Indonesia.
Selamat Membaca!