DIGITAL MAGAZINE
FRI VOL VIII/12 2013
"Nobody gets to live life backward. Look ahead, that is where your future lies." Ann Landers (American columnist, 1918-2002)
Selamat datang 2014; tahun penting, khususnya karena dari sisi politik; Indonesia akan melaksanakan Pemilu. Tepatnya; akan dilaksanakan dua kali Pemilu; yaitu Pemilu Legislatif (9 April 2014) dan Pemilu Presiden (9 Juli 2014). Peristiwa ini penting untuk diantisipasi; karena imbasnya bisa mempengaruhi berbagai aspek kehidupan berbangsa; termasuk sektor industri pangan. Imbas ini bisa langsung bisa juga tidak langsung; seperti misalnya pembahasan mengenai upah minimum, sampai kepada permasalahan impor bahan baku dan lain-lain.
Namun demikian, walaupun sibuk persiapan untuk memenangkan pemilu, orang tetap perlu pangan. Karena itu industri pangan tetap tumbuh bahkan tumbuh dengan laju tinggi. Jika pemerintah mematok target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2014, maka Industri pangan diperkirakan banyak pihak akan tumbuh dengan laju 7-8%; dan bahkan untuk beberapa sub-sektor misalnya industri minuman, bisa mencapai 8-10%. Tahun 2014, industri pangan tetap diharapkan maju dan tumbuh dengan kuat; going strong ahead.
Kuncinya? Industri pangan perlu semakin inovatif dan tetap kompetitif.
Tahun 2014 juga tahun yang kritis; khusus karena Indonesia akan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN pada tahun 2015. Pada saat itu industri dalam negeri akan menghadapi persaingan yang semakin sengit dari produk sejenis dari Negara tetangga. Industri dan pemerintah (juga konsumen) harus lebih militan; memberikan dukungan untuk penguatan industri pangan lokal/nasional. Penguatan sarana dan prasarana produksi perlu mendapatkan perhatian. Prakarsa untuk pengadaan bahan baku lokal perlu ditumbuh-kembangkan. Insentif untuk mengembangkan rantai pasok yang lebih efisien perlu diadakan.
Dengan diterbitkannya UU Pangan yang baru (UU No 18 tahun 2012), peta jalan penyelenggaraan pangan nasional perlu dirumuskan dengan cepat. Penyelenggaraan pangan untuk ketahanan, kamandirian dan kedaulatan pangan (UU No18/2012) perlu diaktualisasikan dalam rencana dan peta jalan yang lebih detail; sehingga sistem industri pangan nasional (yang merupakan komponen penting perekonomian nasional) tetap tumbuh, berkembang dan berdaya saing.
Selamat tahun baru. Semoga tahun 2014 industri pangan tetap tumbuh dan berdaya saing tinggi.
Selamat membaca,
Pemimpin Redaksi
Prof. Purwiyatno Hariyadi