WhatsApp Pustakapangan


Banner
Banner 1
MAJALAH TERBARU
Read Digital Magazine and E-Book
Koleksi majalah digital modern dengan tampilan premium dan pengalaman membaca terbaik.
Baca Sekarang
Banner 2
POPULER
We Accept
Kami menerima pembayaran melalui, transfer, paypal, ovo, gopay dll
Jelajahi
Banner 3
PROMO SPESIAL
Baca Lebih Mudah & Lebih Modern
Tampilan elegan, responsif, ringan, dan nyaman digunakan di semua perangkat.
Mulai Sekarang



DIGITAL MAGAZINE

FRI VOL X1/11 2016

Appropriate Packaging

"Design can be art. Design can be aesthetics Design is so simple, that's why it is so complicated." Paul Rand

Kemasan pangan mempunyai multi fungsi. Fungsi utama kemasan adalah untuk (i) mewadahi (to contain), (ii) memberikan perlindungan (to protect), dan (iii) memperpanjang masa simpan (to preserve) produk yang dikemas, sehingga tidak menjadi rusak secara mubazir. Adapun fungsi-fungsi lain kemasan pangan adalah: (i) mengurangi kehilangan selama distribusi dan penyimpanan, (ii) menjaga keaslian serta mencegah pemalsuan (tampering) produk selama distribusi dan penyimpanan, (iii) memberikan kemudahan ketelusuran (traceability) produk dari sumbernya (produsen) ke konsumen termasuk memonitor kondisinya selama transportasi, distribusi, dan penyimpanan, (iv) memberikan informasi kepada konsumen mengenai nilai produk pangan, (v) mempromosikan dan meningkatkan produk dan perusahaan (brand awareness), serta (vi) meminimalkan dampak lingkungan, kerusakan (food wastage), dan biaya.

Guna memerankan fungsi-fungsi tersebut, maka desain kemasan pangan, termasuk pemilihan jenis pengemas dan teknik pengemasan perlu dilakukan dengan cermat, mempertimbangan interaksi tiga faktor; yaitu (i) karakteristik intrinsik produk pangan, (ii) sifat, kondisi pengemas, dan proses pengemasannya, serta (iii) kondisi distribusi dan penyimpanan produk terkemas. Desain kemasan yang tepat, diharapkan (i) mampu memberikan perlindungan terhadap produk dengan baik, (ii) sesuai dengan harapan konsumen, dan (iii) sesuai dengan persyaratan peraturan keamanan pangan dan lingkungan hidup, maka dikatakan bahwa pengemasan telah dilakukan secara optimum.

Itulah pengemasan tepat, Appropriate Packaging. Appropriate Packaging adalah desain optimal, bukan under-packaging (pengemasan yang tidak cukup memberikan fungsi atau kinerja perlindungan yang diharapkan) bukan pula over packaging (pengemasan yang memberikan fungsi atau kinerja perlindungan berlebihan). Kondisi under-packaging akan menyebabkan produk pangan mengalami kerusakan secara dini, menjadikan banyak produk pangan menjadi rusak, tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh konsumen, atau menjadi mubazir (wasted). Sebaliknya, over-packaging berarti menghambur-hamburkan sumber daya pengemas, merusak lingkungan, dan menambah biaya-biaya lain.

Berbagai isu inilah yang disajikan pada FOODREVIEW INDONESIA edisi ini.

Selamat membaca,
Prof. Purwiyatno Hariyadi

Forgot Password

  
×

Register Account