WhatsApp Pustakapangan


Banner
Banner 1
MAJALAH TERBARU
Read Digital Magazine and E-Book
Koleksi majalah digital modern dengan tampilan premium dan pengalaman membaca terbaik.
Baca Sekarang
Banner 2
POPULER
We Accept
Kami menerima pembayaran melalui, transfer, paypal, ovo, gopay dll
Jelajahi
Banner 3
PROMO SPESIAL
Baca Lebih Mudah & Lebih Modern
Tampilan elegan, responsif, ringan, dan nyaman digunakan di semua perangkat.
Mulai Sekarang



DIGITAL MAGAZINE

FRI VOL X1/06 2016

Inovasi Produk Susu untuk Pembangunan Gizi

Susu berpotensi untuk berperan penting dalam struktur diet untuk menunjang kesehatan dan kebugaran. Banyak program perbaikan gizi yang menggunakan susu sebagai salah satu komponennya.

Tanggapan industri susu untuk menangkap peluang ini sungguh beragam. Salah satunya, secara inovatif melakukan pengembangan produk berbasis susu. Secara umum, bisa inovasi ini melahirkan 3 kelompok produk; yaitu (i) produk susu dasar (PSD; basic dairy products), (ii) produk susu dengan nilai tambah (PSNT; added-value dairy products), dan (iii) produk susu fungsional (PSF; functional dairy products).

PSD biasanya berupa susu & minuman susu, keju, es krim, frozen desserts & novelties, yogurt & produk susu fermentasi lainnya. PSNT pada dasarnya adalah PSD dengan perubahan komposisi sehingga memberikan nilai tambah bagi konsumennya. Contoh PSNT adalah produk susu rendah/bebas laktosa, produk susu hypoallergenic (dengan protein terhidrolisis), produk susu kaya kalsium, kaya vitamin, dan lain-lain. Sedangkan PSF adalah pengembangan produk PSD dan/ atau PSNT dengan menambahkan ingridien khusus dengan manfaat fungsional yang telah teruji. Contoh PSF adalah produk susu diperkaya dengan probiotik dan/atau prebiotik, kaya serat pangan, dan lain-lain.

Berbagai inovasi ini menambah variasi produk yang sekaligus meningkatkan peranan susu dan produk susu membentuk struktur diet untuk menunjang kesehatan dan kebugaran populasi.

Konsumen dihadapkan pada aneka pilihan produk susu; yang sering disertai dengan aneka klaim atas manfaat yang bisa diperoleh jika mengonsumsi produk tersebut. Disinilah peranan dan tanggung jawab industri diperlukan. Klaim harus sesuai dengan regulasi yang berlaku dan itu haruslah berdasarkan pada kaidah ilmiah yang baik. Dengan klaim yang tepat, disertai dengan edukasi dan promosi yang tepat pula, maka bukan tidak mungkin jika konsumsi susu yang semakin bervariasi, akan meningkatkan peranan susu dan produk susu membentuk struktur diet untuk menunjang kesehatan dan kebugaran populasi.

Semoga, bulan Juni, bulan susu, dimana kita memperingati Hari Susu Nusantara, bisa dijadikan sebagai momentum untuk menjalin kerja sama berbagai pihak dalam meningkatkan peranan susu dan produk susu nasional untuk pembangunan gizi nasional.

Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat bagi para Pembaca sekalian.

Selamat menikmati,
Prof. Purwiyatno Hariyadi

Forgot Password

  
×

Register Account