Magazine Information
KI VOL VIII/09 2016
Editorial | Daftar Isi
Serba-serbi Daging

Daging merupakan salah satu komoditas "hangat" yang begitu banyak diperbincangkan dalam beberapa waktu terakhir. Daging sempat menjadi isu nasional ketika ketersediaannya langka dan harganya menjadi mahal. Hal ini menunjukkan bahwa daging menjadi bagian penting dalam pola konsumsi masyarakat Indonesia.

Walau saat ini banyak isu kesehatan terkait daging, terutama dalam kaitannya dengan risiko kenaikan kolesterol darah, tetapi pada kenyataannya konsumsi daging di Indonesia masih tergolong rendah. Beberapa data menunjukkan, bahwa kisaran konsumsi daging masyarakat Indonesia berada di angka 2,2 hingga 3 kg per kapita per tahun. Angka tersebut masih jauh dengan konsumsi daging negara tetangga, seperti Filipina (7 juta per kapita per tahun) atau Singapura (15 kg per kapita per tahun).

Daging merupakan sumber zat gizi yang penting bagi tubuh. Protein daging adalah salah satu yang terbaik. Begitupun dengan zat gizi mikro, salah satunya zat besi yang sangat krusial dalam pembentukan sel darah. Konsumsi daging yang cukup dapat menunjang dan mendukung aktivitas tubuh yang optimal.

Permasalahannya adalah, seringkali kelezatan daging membuat sebagian orang "lupa diri" dan menyantapnya secara berlebihan. Akibatnya bisa ditebak, bukannya manfaat bagi kesehatan yang diperoleh, tetapi malah gangguan kesehatan. Ketidakseimbangan konsumsi itulah yang kemudian meningkatkan berbagai risiko penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan lainnya. Dalam hal ini, Chef dapat membantu mengurangi risiko tersebut dengan menyajikan masakan daging dengan porsi yang tepat dan komposisi menu seimbang.

Menyambut Idul Adha, dimana akan terhidang berbagai masakan berbasis daging, KULINOLOGI INDONESIA mengangkat secara khusus masakan SERBA DAGING. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat bagi kemajuan bisnis pembaca sekalian.

Selamat menikmati
Hindah J. Muaris