Industri Jasa Boga Menyambut Hari Kemenangan
Bulan Ramadhan, yang kemudian dilanjutkan idul fitri adalah
momen yang istimewa bagi umat muslim di seluruh dunia. Tak
terkecuali dengan industri jasa boga, Ramadhan dan Idul Fitri juga
menimbulkan keberkahan tersendiri, sehingga perlu disambut
secara antusias.
Walau mungkin terjadi penurunan omset pada saat siang
hari, namun ketika masuk waktu berbuka hingga menjelang
waktu terawih, biasanya industri jasa boga akan menghadapi
"keramaian" pengunjung yang luar biasa. Bahkan pada saat
tersebut, industri jasa boga menghadapi tantangan yang cukup
membuat jantung berdebar kencang. Para Chef dan Pramusaji
dituntut untuk menyiapkan makanan dengan waktu yang hampir
bersamaan. Di sisi lain, mutu makanan harus tetap terjaga
dengan baik. Misalnya makanan yang biasa disajikan hangat
harus tetap hangat, ketepatan waktu penyajian, dan lainnya.
Oleh sebab itu, manajemen penyiapan menu dan penyajian harus
diatur sebaik mungkin, termasuk dalam penyiapan bahan baku.
Setelah Ramadhan, umat Islam kemudian merayakan Hari
Kemenangan. Di saat inilah bisnis kue kering, seperti kastangel
dan lainnya, meningkat tajam. Industri jasa boga –terutama
bakeri, dapat mengambil peluang yang hanya terjadi dalam satu
tahun sekali tersebut. Apalagi saat ini, sudah jarang rumah
tangga yang mau "repot-repot" menyiapkan kue lebaran.
Dalam edisi kali ini, KULINOLOGI INDONESIA secara khusus
mengulas topik seputar Hari Kemenangan, termasuk di dalamnya
ide-ide baru untuk berkreasi mengolah hidangan lebaran. Semoga
informasi yang kami berikan juga dapat membantu Pembaca
dalam meraih "Kemenangan".
Selamat menikmati,
Hindah J. Muaris